Dalam menjalankan roda organisasi di tingkat daerah, menjalin hubungan baik dengan pemangku kepentingan merupakan sebuah keharusan. HDCI Bengkulu menyadari bahwa keberadaan komunitas otomotif tidak boleh berdiri sendiri secara eksklusif. Oleh karena itu, langkah strategis yang kini tengah dipersiapkan secara matang adalah penguatan Sinergi Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah). Langkah ini bertujuan untuk menyelaraskan setiap program kerja organisasi dengan agenda pembangunan dan ketertiban masyarakat yang sedang dijalankan oleh pemerintah daerah, kepolisian, dan unsur militer di Provinsi Bengkulu.
Persiapan program kerja kolaboratif ini diawali dengan audiensi intensif untuk menyatukan visi. Sinergi Forkopimda bukan hanya sekadar pertemuan formalitas, melainkan sebuah upaya integrasi peran. HDCI Bengkulu memposisikan diri sebagai mitra strategis dalam mempromosikan pariwisata daerah. Melalui kegiatan berkendara yang terorganisir, organisasi ini dapat membantu memperkenalkan potensi wisata “Bumi Rafflesia” ke kancah nasional. Namun, hal ini hanya bisa terwujud secara maksimal jika didukung oleh koordinasi yang erat dengan Dinas Pariwisata dan aparat keamanan setempat untuk memastikan setiap rute yang dilewati aman dan tertib.
Aspek keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjadi poin krusial dalam kolaborasi ini. Bersama kepolisian, HDCI Bengkulu berkomitmen menjadi pelopor keselamatan berkendara. Melalui Sinergi Forkopimda, direncanakan berbagai program edukasi safety riding yang menyasar generasi muda. Anggota komunitas tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga menjadi agen perubahan yang memberikan contoh nyata di jalan raya. Hal ini sangat penting untuk mengikis stigma negatif terhadap komunitas motor besar, sekaligus membuktikan bahwa organisasi memiliki tanggung jawab moral terhadap ketertiban publik di wilayah Bengkulu.
Selain itu, program kerja ini juga mencakup bidang sosial dan kemanusiaan. Dalam situasi darurat seperti bencana alam, kekuatan jaringan Sinergi Forkopimda memungkinkan HDCI Bengkulu untuk bergerak lebih cepat dalam menyalurkan bantuan ke daerah-daerah yang sulit dijangkau. Kecepatan koordinasi dengan jajaran TNI dan pemerintah daerah memastikan bahwa aksi sosial yang dilakukan tepat sasaran dan tidak tumpang tindih dengan bantuan pemerintah. Inilah bentuk nyata dari pengabdian organisasi yang memiliki daya jangkau mobilitas tinggi untuk kepentingan masyarakat luas.
Dari sisi ekonomi, kolaborasi ini juga membidik penguatan sektor UMKM lokal. Setiap kali HDCI Bengkulu mengadakan acara besar, pelibatan pelaku usaha kecil menjadi syarat mutlak dalam kontrak kerja sama dengan pemerintah daerah. Hal ini memastikan bahwa kehadiran komunitas motor besar memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga sekitar. Sinergi Forkopimda membantu memfasilitasi izin dan lokasi strategis bagi para pelaku usaha ini untuk berpartisipasi dalam festival otomotif yang digelar, sehingga menciptakan ekosistem ekonomi yang saling menguntungkan.
